gambar diambil dari blogspot Sebagai seorang muslim dan muslimah, kita tentu percaya bahwa dalam diri kita ada ruh yang berasal dari Allah SWT. Ruh yang kemudian membuat kita hidup dan bisa beraktivitas di dunia dalam rangka beribadah kepada-Nya. Ruh yang jika saatnya tiba, akan kembali kepada Sang Empunya. Ruh adalah suatu rahasia yang Allah tak membagi ilmu-Nya kepada manusia. "Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: 'Ruh itu termasuk urusan Rabb-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit'." – (QS. Al-Isra’:85) Namun untuk memahaminya, ada perumpamaan yang Allah kisahkan dalam Al-Qur'an, yang mungkin lebih bisa kita cerna. "Allah cahaya kepada langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya seperti ceruk yang di dalamnya ada pelita, yang pelita itu ada di dalam tabung kaca, yang tabung kaca itu seperti bintang yang berkilauan. (Pelita itu) dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi (yaitu) pohon zaitun yang...
Cahaya-Nya seperti pelita berselubung kaca dalam ceruk jiwa, yang terisi minyak termulia dari pohon yang tumbuh tidak di timur dan tidak di barat, yang bercahaya laksana mutiara meski api belum menyentuhnya.